Top Stories

Nelayan Desak Perketat Pengawasan Pukat Tarik
Hari Ini, 110 Desa Di Langkat Gelar Pilkades
Dua Perampok Ditembak
Warga Bergantung Di Kawat
Selat Malaka Marak Penyelundupan

Opini

P. Brandan Jorok

P. BRANDAN (Waspada): Parit kanal yang membentang dari pinggiran laut Jl. Babalan hingga ke Jl. Tha...

Pedagang Tuntut Retribusi Pasar Dibatalkan

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ratusan pedagang tradisional yang selama ini membuka usahanya atau be...

Nelayan Desak Perketat Pengawasan Pukat Tarik

TANJUNGBALAI (Waspada): Nelayan tradisional di Kab. Asahan dan Kota Tanjungbalai mendesak pemeri...

Hari Ini, 110 Desa Di Langkat Gelar Pilkades

STABAT (Waspada): 110 Desa di Kab. Langkat hari ini Kamis (28/4) menggelar Pilkades secara seren...

Dua Perampok Ditembak

SAMOSIR (Waspada): Unit Jahtanras Sat Reskrim Polres Samosir menembak dua dari tiga perampok yang h...

Warga Bergantung Di Kawat

PANYABUNGAN (Waspada): Akibat ketiadaan jembatan penyeberangan (rambin), warga terpaksa bergantung ...

Selat Malaka Marak Penyelundupan

TANJUNGBALAI (Waspada): Empat kapal patroli Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC)Kanwil Sumatera...

Mimbar Jumat

P. Brandan Jorok...

P. BRANDAN (Waspada): Parit kanal y...

Pedagang Tuntut R...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ratu...

Nelayan Desak Per...

TANJUNGBALAI (Waspada): Nelayan...

Hari Ini, 110 Des...

STABAT (Waspada): 110 Desa di K...

Lentera

P. Brandan Jorok...

P. BRANDAN (Waspada): Parit kanal y...

Pedagang Tuntut R...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ratu...

Nelayan Desak Per...

TANJUNGBALAI (Waspada): Nelayan...

Hari Ini, 110 Des...

STABAT (Waspada): 110 Desa di K...

Lentera Ramadhan

P. Brandan Jorok...

P. BRANDAN (Waspada): Parit kanal y...

Pedagang Tuntut R...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ratu...

Nelayan Desak Per...

TANJUNGBALAI (Waspada): Nelayan...

Hari Ini, 110 Des...

STABAT (Waspada): 110 Desa di K...

Banner
Perampokan Sadis Di Pantaicermin, Pria Kritis, Wanita Diculik
Articles | Sumut
Written by Wantana on Monday, 25 March 2013 02:54   
Share

 

PANTAICERMIN (Waspada): Perampokan sadis terjadi di Pantaicermin, Kab.Serdang Bedagai. Sepasang kekasih Nasir,20, dan MW,19, keduanya warga Dusun I dan II, Desa Besar II Terjun, Kec.Pantaicermin, Kab.Serdang Bedagai dianiaya kawanan penjahat di jalan Pantaicermin-Perbaungan Dusun III, Desa Kotapari, Kec.Pantaicermin, areal perkebunan kelapa sawit PTPN.IV Adolina, Sabtu (23/3) malam sekira pukul 22:00.

Akibat peristiwa itu korban Nasir kritis dan harus menjalani perawatan di RSU Grand Medistra Lubukpakam dengan kondisi luka tusukan di perut samping kiri dan wajah lebam. Kekasihnya MW diculik komplotan OTK bersama sepeda motor milik korban Suzuki FU BK 2425 XAG, dibawa kabur.

Informasi dihimpun Waspada, malam itu Nasir pamit membawa MW untuk jalan-jalan sekira pukul 21:00 menuju Kota Perbuangan. Saat menuju pulang ke rumah sesampainya di lokasi kejadian sekira pukul 22:00 diduga dihadang pelaku yang diperkirakan berjumlah labih dari satu orang.

Setelah menganiaya Nasir, komplotan OTK membawa kabur sepeda motor, serta menculik MW.Dengan sisa tenaga, korban menuju lapak kios jamu Agus Suyanto,43, warga Gang.Serai Desa Pantaicermin Kanan, Kec.Pantaicermin, yang kebetulan masih buka dengan kondisi wajah lebam dan tubuh penuh bercak darah.

“Korban tiba-tiba menghampiri saya sekira pukul 22:30 dengan kondisi lemah dan minta diantarkan ke rumah orang tua MW, Sadirin.Saya dibantu beberapa warga yang sedang minum jamu mengantarkan korban ke rumah itu.Untuk pertolongan, korban dibawa ke klinik terdekat di Desa Pantaicermin Kiri,” ucap Agus kepada Waspada di rumah MW, Minggu (24/3) siang.

Sementara itu orang tua MW, Sadirin,43, di Mapolsek Pantaicermin mengakui Nasir dan Mawar telah menjalin hubungan (Pacaran-red).Malam itu, keduanya pamit untuk jalan-jalan dan pergi meninggalkan rumah pukul 21:00.

” Pihak keluarga dan warga sekitar telah berusaha mencari MW ke berbagai tempat, namun hingga saat ini belum ditemukan, bahkan telefon selulernya dihubungi berkali-kali tidak aktif,” kata Sadirin.

Sebelumnya orang tua Nasir, Muliadi,43, ketika ditemui Waspada di RSU Grand Medistra, Lubukpakam menuturkan, dia mendapat kabar anaknya korban perampokan sekira pukul 23:00. Saat itu, putra kedua dari empat bersaudara itu telah berada di salah satu klinik di Desa Pantaicermin Kiri.

Pantauan Waspada di ruang ICU RSU Grand Medistra, Lubukpakam, Kab.Deliserdang, Minggu (24/3) sekira pukul 11:30, korban Nasir masih dalam kondisi kritis dan akan dilakukan tindakan operasi terhadap luka tusuk yang dialaminya.

Kapolres Sergai, AKBP.Arif Budiman SIK.MH melalui Kasubbag Humas, AKP.ZN Siregar ketika dikonfirmasi Waspada, Minggu (24/3) sore via telepon seluler, membenarkan kejadian itu,

” Saat ini Peronel Satreskrim Polres Sergai bekerja sama dengan Personel Kanitreskrim Polsek Pantaicermin tengah melacak keberadaan pelaku maupun korban penculikan,” terang AKP.ZN Siregar. (c03)

 

Internasional

Gaji Guru Dipotong...

LIMAPULUH (Waspada): Kalangan guru honorer status tid...

P. Brandan Jorok...

P. BRANDAN (Waspada): Parit kanal yang membentang dar...

Pedagang Tuntut Retribusi ...

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ratusan pedagang tradi...

Nelayan Desak Perketat Pen...

TANJUNGBALAI (Waspada): Nelayan tradisional di Ka...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada