Top Stories

Tersangka Akui Rampok Rp220 Juta Bank Akui Kehilangan Rp227 Juta
Besok Gubsu Tinjau Asrama Haji

MEDAN (Waspada) : Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho dijadwalkan meninjau Asrama Haji pada Minggu (31/8) mendatang bersamaan dengan masuknya Jamah calon haji (Calhaj) kloter 1 asal Medan. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pe­nyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan ,  Drs H Abd Rahim M.Hum bersama Sekretaris Drs H Hasful Huznain, Jumat (29/8). Hasful Huzain didampingi Kasi Penerimaan dan Dokumentasi Eri Nofa SE  menyebutkan, sesuai jadwal yang sudah diatur dalam rapat kordinasi untuk kesiapan penerimaan Calhaj tahun ini, gubernur akan meninjau Asrama Haji sekaligus melihat berbagai fasilitas dan sarana prasarana yang akan digunakan Calhaj sebelum mereka berangkat ke tanah suci. " Jadwalnya kedatangan Gubsu siang,sekaligus meninjau ruangan untuk penyambutan Calhaj, ruang pelepasan Calhaj, ruang dapur untuk penyediaan makanan sampai ruang makan jamaah," kata Hasful kemarin.

Dipancing Uang Tambahan Polisi Tangkap Satu Lagi
Gubsu Pantau Pasokan BBM Bersubsidi
Irjen Eko Hadi Sutedjo Kapoldasu Baru

Opini

Polresta Medan Gagalkan Peredaran 150 Kg Ganja Asal Aceh

MEDAN (Waspada): Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan menggagalkan peredaran 150 Kg ganja asal Aceh...

Ayah Dan Anak Tewas Digilas Truk

MEDAN (Waspada): Ayah dan anak tewas tergilas truk BK 8831 LC di Jalan Kapten Sumarsono, Kel. Tangju...

Tersangka Akui Rampok Rp220 Juta Bank Akui Kehilangan Rp227 Juta

MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Unit Jahtanras Polresta Medan sampai saat ini masih terus mendalami pem...

Besok Gubsu Tinjau Asrama Haji

MEDAN (Waspada) : Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho dijadwalkan meninjau Asrama Haji pada...

Dipancing Uang Tambahan Polisi Tangkap Satu Lagi

MEDAN (Waspada): Reskrim Unit Jahtanras Polresta Medan menangkap seorang lagi perampok Bank Muamalat...

Gubsu Pantau Pasokan BBM Bersubsidi

MEDAN (Waspada):  Gubsu H Gatot Pujo Nugroho menekankan, PT Pertamina segera melakukan normalisasi p...

Irjen Eko Hadi Sutedjo Kapoldasu Baru

MEDAN (Waspada): Irjen Pol. Syarief Gunawan mengakhiri masa tugasnya setelah lebih satu tahun memimp...

Mimbar Jumat

Polresta Medan Ga...

MEDAN (Waspada): Satuan Reserse Nar...

Ayah Dan Anak Tew...

MEDAN (Waspada): Ayah dan anak tewa...

Tersangka Akui Ra...

MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Unit J...

Besok Gubsu Tinja...

MEDAN (Waspada) : Gubernur Sumatera...

Lentera

Polresta Medan Ga...

MEDAN (Waspada): Satuan Reserse Nar...

Ayah Dan Anak Tew...

MEDAN (Waspada): Ayah dan anak tewa...

Tersangka Akui Ra...

MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Unit J...

Besok Gubsu Tinja...

MEDAN (Waspada) : Gubernur Sumatera...

Lentera Ramadhan

Polresta Medan Ga...

MEDAN (Waspada): Satuan Reserse Nar...

Ayah Dan Anak Tew...

MEDAN (Waspada): Ayah dan anak tewa...

Tersangka Akui Ra...

MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Unit J...

Besok Gubsu Tinja...

MEDAN (Waspada) : Gubernur Sumatera...

Banner
Staf Biro Binkemsos Provsu Didakwa Korupsi
Articles | Medan
Written by Syafri Harahap on Tuesday, 26 March 2013 04:54   
Share

MEDAN (Waspada): Raja Anita Elisya, staf Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosial  (Binkemsos) Setda Provsu, diadili di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (25/3). Dia  didakwa menerima Rp500 juta dari 17 penerima dana bantuan sosial (Bansos)  pada Biro Binkemsos Propsu tahun anggaran 2010 yang dicaloinya.

“Perbuatan tersebut diduga dilakukannya bersamasama dengan Samsir Siregar  (almarhum), selaku Kasubag Perbendaharaan Biro Keuangan Pempropsu,”  tutur Jaksa Penuntut Umum (JPU) Netty LS Silaen dkk, dari Kejaksaan Tinggi  Sumatera Utara (Kejatisu), dalam dakwaannya yang dibacakan dihadapan  majelis hakim diketuai Muhammad Nur.

Terdakwa Raja Anita Elisya, 45, yang sempat melarikan diri itu, hadir di  persidangan mengenakan baju tahanan berwarna merah, di dampingi  penasihat hukumnya Ilwa Pulita SH.

Jaksa mengatakan, terdakwa selaku staf di Sub Bagian Pengeluaran pada  Bagian Akuntansi Biro Binkemsos Provsu, sama sekali tidak terkait dengan  penyaluran dana hibah/bansos tahun 2010, namun kenyataannya terdakwa  berperan aktif selaku calo yang menawarkan jasa kepada para calon penerima  untuk mengurus pencairan dana bansos dari Kantor Gubsu.

“Proposalproposal yang diajukan calon penerima dana bansos telah disiapkan  dan diarahkan terdakwa, sedangkan para calon penerima tinggal  menandatangani proposal tersebut,” kata jaksa.

Sebagai jasa untuk mengurus proposal dana bansos tersebut, terdakwa  menerima sejumlah uang dari 17 penerima yang besarnya bervariasi, yakni  3060 persen. Untuk memuluskan pencairan dana bansos tersebut, terdakwa  langsung mendatangi staf/honor di Biro Binkemsos yang bertugas  menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada para calon penerima.

“Padahal, seharusnya Surat Pemberitahuan langsung diterima oleh para calon  penerima, karena untuk penandatanganan dokumen kelengkapan administrasi  pencairan dana bansos seperti kwitansi dan Naskah Hibah/Bansos yang tidak  bisa diwakilkan,” sebut jaksa.

Akibat perbuatan terdakwa yang diduga telah memperkaya diri sendiri, atau  orang lain dalam hal ini Samsir Siregar (almarhum), telah merugikan negara  sebesar Rp500 juta, sebagaimana laporan hasil audit dalam rangka perhitungan  kerugian keuangan negara atas dugaan korupsi yang dilakukan terdakwa dalam  penggunaan (penyaluran) dana hibah/bansos yang bersumber dari dana APBD  Pemprovsu 2010.

JPU pun menjerat terdakwa dengan pasal berlapis, yakni Pasal 2 ayat (1), Pasal  3, Pasal 12 huruf g jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan  Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke1 KUHP, dengan ancaman 20  tahun penjara.

Terkait dakwaan jaksa tersebut, penasihat hukum terdakwa Ilwa Pulita SH  menyatakan tidak mengajukan keberatan. Sidang dilanjutkan pekan depan  dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. (m38)



Tags: korupsi  
 

Internasional

1.945 Peserta Lulus Progra...

MEDAN (Waspada): Sebanyak 1.945  peserta ujian tulis ...

Polresta Medan Gagalkan Pe...

MEDAN (Waspada): Satuan Reserse Narkoba Polresta Meda...

Ayah Dan Anak Tewas Digila...

MEDAN (Waspada): Ayah dan anak tewas tergilas truk BK...

Tersangka Akui Rampok Rp22...

MEDAN (Waspada): Sat Reskrim Unit Jahtanras Polresta ...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada