Opini

Pariwisata Terpuruk

LIMAPULUH (Waspada): Pariwisata di Kabupaten Batubara terpuruk. Sejumlah obyek wisata yang ada di k...

Teroris Istilah Penguasa Zalim

TEBINGTINGGI (Waspada): Anggota Komisi IIIDPR-RI Raden Muhammad Syafii alias Romo mengatakan, kata ...

Pembaca Meter Demo PLN

LUBUKPAKAM (Waspada): Ratusan petugas pembaca meter listrik berunjukrasa ke kantor PLN area Lubukpa...

Gaji Guru Dipotong

LIMAPULUH (Waspada): Kalangan guru honorer status tidak tetap SMA dan SMK di Kab. Batubara mengeluh...

P. Brandan Jorok

P. BRANDAN (Waspada): Parit kanal yang membentang dari pinggiran laut Jl. Babalan hingga ke Jl. Tha...

Pedagang Tuntut Retribusi Pasar Dibatalkan

PEMATANGSIANTAR (Waspada): Ratusan pedagang tradisional yang selama ini membuka usahanya atau be...

Nelayan Desak Perketat Pengawasan Pukat Tarik

TANJUNGBALAI (Waspada): Nelayan tradisional di Kab. Asahan dan Kota Tanjungbalai mendesak pemeri...

Mimbar Jumat

Pariwisata Terpur...

LIMAPULUH (Waspada): Pariwisata di ...

Teroris Istilah P...

TEBINGTINGGI (Waspada): Anggota Kom...

Pembaca Meter Dem...

LUBUKPAKAM (Waspada): Ratusan petug...

Gaji Guru Dipoton...

LIMAPULUH (Waspada): Kalangan guru ...

Lentera

Pariwisata Terpur...

LIMAPULUH (Waspada): Pariwisata di ...

Teroris Istilah P...

TEBINGTINGGI (Waspada): Anggota Kom...

Pembaca Meter Dem...

LUBUKPAKAM (Waspada): Ratusan petug...

Gaji Guru Dipoton...

LIMAPULUH (Waspada): Kalangan guru ...

Lentera Ramadhan

Pariwisata Terpur...

LIMAPULUH (Waspada): Pariwisata di ...

Teroris Istilah P...

TEBINGTINGGI (Waspada): Anggota Kom...

Pembaca Meter Dem...

LUBUKPAKAM (Waspada): Ratusan petug...

Gaji Guru Dipoton...

LIMAPULUH (Waspada): Kalangan guru ...

Banner
Kantor Pendukung KNIA Termegah Di Indonesia
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Monday, 10 June 2013 05:33   
Share

KUALANAMU, Deliserdang (Waspada) : Kantor pendukung Kualanamu International Airport (KNIA), salah satunya kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan yang merupakan termegah di Indonesia.

 

Informasi dan pantauan Waspada, kantor Balai Karantina Pertanian KNIA bisa dinilai lebih megah gedungnya dan indah designya jika d i banding Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, apalagi Bandara Polonia.

 

Kepala Balai Karantina Pertanian KNIA, Jafar Sidik via telefon selular baru-baru ini membenarkan perbandingan itu.

 

“Kondisi KNIA dan fasilitas pendukung lainnya, di antaranya kantor yang saya pimpin merupakan terindah serta memiliki lahan yang lebih luas,” ujarnya yang saban akhir pekan menyambangi kantornya yang akan diresmikan usai peresmian KNIA, September mendatang.

 

Pengakuan Jafar memang benar. Kini kondisi kantor Balai Karantina Pertanian yang terletak di luar areal KNIA, persisnya di Desa Pasar V Kebun Kelapa itu, sedang tahap polesan finishing. Tampak sejumlah pekerja sedang menanam dan merawat tanaman guna gedung itu ramah lingkungan.

 

“Benar pak, Pak Jafar setiap libur selalu kemari mengecek kondisi kantor terutama penghijauan kantor ini,” sebut security yang merupakan warga setempat itu.

 

Meski belum diresmikan, Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II itu sudah pernah memusnahkan puluhan ton bawang dan kecambah sawit ilegal dengan menimbunnya didalam areal kantor tersebut. Sementara sebelum Kantor Balai Karantina Pertanian, masih dikawasan Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kec. Beringin, telah berdiri dengan megah kantor Badan Klimatologi, Meteorologi dan Geofisika (BMKG).

 

Pernyataan Jafar senada dengan Asisten Deputi Pengamanan Bandara PT Angkasa Pura II Pusat yang membawahi 12 bandara, Tommy Hadi Bawono. Menurut Tommy, kantor pendukung jika berada diluar areal bandara, maka akan ada kantor penghubungnya di dalam areal.

 

“Tidak masalah mas,” ucapnya kepada Waspada saat melihat keberadaan Bandara Soekarno-Hatta, pekan lalu.

 

Waspadai Taksi Gelap

 

Saat Waspada mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta, yang perlu diwaspadai adalah keberadaan taksi gelap dan calo serta penyakit masyarakat.

 

“Ini kan wajah Indonesia wilayah barat, jadi harus berbeda dari semua sisi, baik pelayanan dan kondisi terminal baik diluar maupun di dalam,” ujar salah seorang petinggi PT AP II Pusat.

 

“Perlu keterlibatan semua pihak menanganinya, ya persuasif, sosialisasi dan yang penting rasa memiliki bandara ini,” sebutnya.

 

“Insya Allah, Kualanamu yang sudah berulangkali di dengungkan memiliki struktur bangunan yang indah jelas memiliki peluang melebihi semua bandara di Indonesia, apalagi kelebihan lain seperti fasilitas transportasi Kereta Api dan Bagage Handling System dan terminal Cargo. Nah, sayang jika warga sekitar tidak merasa memiliki,” sebutnya yang menegaskan pihak PT AP II selalu transparan dalam hal Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada masyarakat sekitar. (m16)



Tags: Waspada  Sumut  Deliserdang  Kualanamu  KNIA  Termegah  
 

Internasional

DPRD Tapsel Datangi PT Ant...

TAPSEL (Waspada): Untuk mengetahui jumlah emas dan pe...

Pariwisata Terpuruk...

LIMAPULUH (Waspada): Pariwisata di Kabupaten Batubara...

Teroris Istilah Penguasa Z...

TEBINGTINGGI (Waspada): Anggota Komisi IIIDPR-RI Rade...

Pembaca Meter Demo PLN...

LUBUKPAKAM (Waspada): Ratusan petugas pembaca meter l...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada