Top Stories

Kasus Monza, Polres Dan BC Saling 'Lempar Bola"
Korban Pembunuhan Terikat Safety Belt
Massa Bakar Truk Pembawa Monza
Mentan Tinjau Bendungan Bahbolon
Kabid Cipta Karya PU T.Balai Ditahan

Opini

Mesin Lion Air Meledak

DELISERDANG (Waspada): Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 303 rute Medan-Jakarta gagal ter...

Warga Lereng Sinabung Makin Sulit

ERUPSI Gunung Sinabung yang hingga kini masih terus terjadi membuat warga yang mendiami lereng gunun...

Kasus Monza, Polres Dan BC Saling 'Lempar Bola"

TANJUNGBALAI (Waspada) : Proses hukum ballpress pakaian bekas  hasil sitaan masyarakat di Pasarbaru,...

Korban Pembunuhan Terikat Safety Belt

KISARAN (Waspada): Mayat seorang pria tanpa identitas (Mr X) ditemukan terikat lakban dan safety bel...

Massa Bakar Truk Pembawa Monza

TANJUNGBALAI (Waspada) : Satu unit truk Colt Diesel BK 9531 VO yang mengangkut pakaian bekas darilua...

Mentan Tinjau Bendungan Bahbolon

LIMAPULUH (Waspada): Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengharapkan petani meningkatkan hasil pr...

Kabid Cipta Karya PU T.Balai Ditahan

TANJUNGBALAI (Waspada): Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kota Tanjungbalai inisial Su,...

Mimbar Jumat

Mesin Lion Air Me...

DELISERDANG (Waspada): Pesawat Lion...

Warga Lereng Sina...

ERUPSI Gunung Sinabung yang hingga ...

Kasus Monza, Polr...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Proses huk...

Korban Pembunuhan...

KISARAN (Waspada): Mayat seorang pr...

Lentera

Mesin Lion Air Me...

DELISERDANG (Waspada): Pesawat Lion...

Warga Lereng Sina...

ERUPSI Gunung Sinabung yang hingga ...

Kasus Monza, Polr...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Proses huk...

Korban Pembunuhan...

KISARAN (Waspada): Mayat seorang pr...

Lentera Ramadhan

Mesin Lion Air Me...

DELISERDANG (Waspada): Pesawat Lion...

Warga Lereng Sina...

ERUPSI Gunung Sinabung yang hingga ...

Kasus Monza, Polr...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Proses huk...

Korban Pembunuhan...

KISARAN (Waspada): Mayat seorang pr...

Banner
Kantor Pendukung KNIA Termegah Di Indonesia
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Monday, 10 June 2013 05:33   
Share

KUALANAMU, Deliserdang (Waspada) : Kantor pendukung Kualanamu International Airport (KNIA), salah satunya kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II Medan yang merupakan termegah di Indonesia.

 

Informasi dan pantauan Waspada, kantor Balai Karantina Pertanian KNIA bisa dinilai lebih megah gedungnya dan indah designya jika d i banding Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang dan Bandara Husein Sastranegara, Bandung, apalagi Bandara Polonia.

 

Kepala Balai Karantina Pertanian KNIA, Jafar Sidik via telefon selular baru-baru ini membenarkan perbandingan itu.

 

“Kondisi KNIA dan fasilitas pendukung lainnya, di antaranya kantor yang saya pimpin merupakan terindah serta memiliki lahan yang lebih luas,” ujarnya yang saban akhir pekan menyambangi kantornya yang akan diresmikan usai peresmian KNIA, September mendatang.

 

Pengakuan Jafar memang benar. Kini kondisi kantor Balai Karantina Pertanian yang terletak di luar areal KNIA, persisnya di Desa Pasar V Kebun Kelapa itu, sedang tahap polesan finishing. Tampak sejumlah pekerja sedang menanam dan merawat tanaman guna gedung itu ramah lingkungan.

 

“Benar pak, Pak Jafar setiap libur selalu kemari mengecek kondisi kantor terutama penghijauan kantor ini,” sebut security yang merupakan warga setempat itu.

 

Meski belum diresmikan, Kantor Balai Karantina Pertanian Kelas II itu sudah pernah memusnahkan puluhan ton bawang dan kecambah sawit ilegal dengan menimbunnya didalam areal kantor tersebut. Sementara sebelum Kantor Balai Karantina Pertanian, masih dikawasan Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kec. Beringin, telah berdiri dengan megah kantor Badan Klimatologi, Meteorologi dan Geofisika (BMKG).

 

Pernyataan Jafar senada dengan Asisten Deputi Pengamanan Bandara PT Angkasa Pura II Pusat yang membawahi 12 bandara, Tommy Hadi Bawono. Menurut Tommy, kantor pendukung jika berada diluar areal bandara, maka akan ada kantor penghubungnya di dalam areal.

 

“Tidak masalah mas,” ucapnya kepada Waspada saat melihat keberadaan Bandara Soekarno-Hatta, pekan lalu.

 

Waspadai Taksi Gelap

 

Saat Waspada mengunjungi Bandara Soekarno-Hatta, yang perlu diwaspadai adalah keberadaan taksi gelap dan calo serta penyakit masyarakat.

 

“Ini kan wajah Indonesia wilayah barat, jadi harus berbeda dari semua sisi, baik pelayanan dan kondisi terminal baik diluar maupun di dalam,” ujar salah seorang petinggi PT AP II Pusat.

 

“Perlu keterlibatan semua pihak menanganinya, ya persuasif, sosialisasi dan yang penting rasa memiliki bandara ini,” sebutnya.

 

“Insya Allah, Kualanamu yang sudah berulangkali di dengungkan memiliki struktur bangunan yang indah jelas memiliki peluang melebihi semua bandara di Indonesia, apalagi kelebihan lain seperti fasilitas transportasi Kereta Api dan Bagage Handling System dan terminal Cargo. Nah, sayang jika warga sekitar tidak merasa memiliki,” sebutnya yang menegaskan pihak PT AP II selalu transparan dalam hal Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) kepada masyarakat sekitar. (m16)



Tags: Waspada  Sumut  Deliserdang  Kualanamu  KNIA  Termegah  
 

Internasional

Polsek Stabat Tangkap 3 Or...

STABAT (Waspada): Aparat Polsek Stabat Resort Langkat...

Mesin Lion Air Meledak...

DELISERDANG (Waspada): Pesawat Lion Air dengan nomor ...

Warga Lereng Sinabung Maki...

ERUPSI Gunung Sinabung yang hingga kini masih terus t...

Kasus Monza, Polres Dan BC...

TANJUNGBALAI (Waspada) : Proses hukum ballpress pakai...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada