Top Stories

Ratusan Rumah Di Sibolga Dan Tapteng Terendam Banjir
Asap Selimuti DS Dan Langkat
Perampok Bersenpi Dibekuk
Perampok Bersenpi Asal Aceh Dibekuk
Proyek Jalan 200 Meter Berbiaya Rp1,067 M

Opini

Pemekaran Simalungun Gagal, Bupati Kecewa

SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalungun JR Saragih mengaku kecewa atas ditundanya pembahasan RUU 22 ...

Pelantikan Anggota DPRD Kota T.Balai Didemo

TANJUNGBALAI (Waspada): Pelantikan anggota DPRD Kota Tanjungbalai periode 2014-2019, didemo puluhan ...

Ratusan Rumah Di Sibolga Dan Tapteng Terendam Banjir

SIBOLGA (Waspada): Ratusan rumah di Kec,. Sibolga Selatan, Kec. Sibolga Sambas, Kec. Sarudik Tapteng...

Asap Selimuti DS Dan Langkat

KUALANAMU, Deliserdang (Waspada): Aktivitas warga masyarakat di sejumlah wilayah pesisir Provinsi Su...

Perampok Bersenpi Dibekuk

KAMPUNGRAKYAT (Waspada): Feriansyah Nasution alias Ai, 37, warga Dusun Tolan, Desa Pekan Tolan, Kec....

Perampok Bersenpi Asal Aceh Dibekuk

RANTAUPRAPAT (Waspada): Polisi membekuk perampok asal Aceh, MR, 35, saat beraksi di Desa Pematang Se...

Proyek Jalan 200 Meter Berbiaya Rp1,067 M

SIBOLGA (Waspada): Hasil kunjungan kerja Pokja C DPRD Kota Sibolga banyak menemukan beberapa kejangg...

Mimbar Jumat

Pemekaran Simalun...

SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalu...

Pelantikan Anggot...

TANJUNGBALAI (Waspada): Pelantikan ...

Ratusan Rumah Di ...

SIBOLGA (Waspada): Ratusan rumah di...

Asap Selimuti DS ...

KUALANAMU, Deliserdang (Waspada): A...

Lentera

Pemekaran Simalun...

SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalu...

Pelantikan Anggot...

TANJUNGBALAI (Waspada): Pelantikan ...

Ratusan Rumah Di ...

SIBOLGA (Waspada): Ratusan rumah di...

Asap Selimuti DS ...

KUALANAMU, Deliserdang (Waspada): A...

Lentera Ramadhan

Pemekaran Simalun...

SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalu...

Pelantikan Anggot...

TANJUNGBALAI (Waspada): Pelantikan ...

Ratusan Rumah Di ...

SIBOLGA (Waspada): Ratusan rumah di...

Asap Selimuti DS ...

KUALANAMU, Deliserdang (Waspada): A...

Banner
Cukai ‘Dimainkan’, Rokok Dan Miras Disita
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Monday, 10 June 2013 06:16   
Share

PEMATANGSIANTAR (Waspada) : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Pematangsiantar dari Juni 2012 sampai Mei 2013 berhasil menyita ribuan bungkus rokok dan ratusan botol minuman yang mengandung etil alkohol dari berbagai lokasi di wilayah kerjanya.

 

Kepala Kantor BPPBC Tipe Pratama Pematangsiantar, Zulkarnain melalui Kepala Sub Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pematangsiantar, Martoji Silaen diruang kerjanya kepada Waspada, Jumat (7/6) mengatakan, kerugian negara dari barang-barang yang berhasil disita tersebut mencapai Rp21 juta lebih atau tepatnya Rp21.867.680.

 

Untuk rokok yang disita, terdiri dari rokok- rokok yang diproduksi pabrik rokok di luar Sumatera dengan berbagai merek. Rokok-rokok tersebut telah menggunakan pita cukai yangtidak sesuai dengan keadaan isi barang yang diproduksi. Hal itu seperti, rokok kretek produksi mesin tetapi menggunakan pita cukai untuk jenis kretek buatan tangan. Jumlah rokok yang disita petugas setelah dihitung 2.821 bungkus.

 

“Perbedaan cukai untuk jenis rokok kretek buatan tangan dengan kretek buatan mesin cukup besar. Cukai rokok kretek buatan tangan lebih kecil dibanding dengan cukai rokok kretek buatan mesin,” jelas Martoji Silaen.

 

Dan untuk minuman botol yang berhasil disita petugas Bea Cukai dari sejumlah lokasi adalah minuman botol mengandung etil alkohol dari berbagai merek dan tidak memiliki cukai. Seluruh barang yang disita kondisinya dalam keadaan baik dan jumlahnya 218 botol. Besar perkiraan, produksi rokok yang telah ‘mempermainkan’ pita cukainya masih cukup banyak beredar di tengah masyarakat.

 

Untuk itu peran serta dari masyarakat menyampaikan informasi atas temuannya di pasaran dalam permainan cukai, sangat diharapkan Kantor Bea Cukai.

 

Ditanya soal sanksi hukum yang dikenakan kepada perusahaan rokok yang sengaja melakukan kecurangan dalam menempelkan pita cukainya pada setiap bungkus produksinya, menurut Martoji Silaen, sebenarnya cukup berat, yaitu selain harus membayar kekurangan dari taksiran cukai yang dikenakan dari setiap produksinya dikali sepuluh kali lipat denda dari total kekurangan yang dikenakan pada taksiran cukai.

 

“Tuntutannya bisa miliaran rupiah harus ditanggung perusahaan rokok yang melakukan permainan pita cukai itu,” tegas Martoji Silaen.

 

Saat ini seluruh barang-barang hasil sitaan petugas Bea Cukai tersebut disimpan di kantor BPPBC Pratama Pematangsiantar menunggu adanya putusan untuk dimusnahkan. (c16/crap)



Tags: Waspada  Sumut  Pematang Siantar  Cukai  Rokok  Miras  KPPBC  
 

Internasional

Sinabung Luncurkan Awan Pa...

SIMPANG EMPAT (Waspada) : Gunung Sinabung di Kab. Kar...

Pemekaran Simalungun Gagal...

SIMALUNGUN (Waspada): Bupati Simalungun JR Saragih me...

Pelantikan Anggota DPRD Ko...

TANJUNGBALAI (Waspada): Pelantikan anggota DPRD Kota ...

Ratusan Rumah Di Sibolga D...

SIBOLGA (Waspada): Ratusan rumah di Kec,. Sibolga Sel...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada