Top Stories

Satu Suara Rp750 Ribu
Gus Irawan Tembus 200 Ribu Suara
Hari Ini, 5083 Pemilih Coblos Ulang Di 6 Kab/Kota Di Sumut
Kecewa, Caleg Pukul TS Di Madina
Kantor PPK Nias Selatan Terbakar

Opini

Polres DS Bubarkan Konvoi Pelajar,137 Kereta Ditilang

LUBUKPAKAM (Waspada): Sat Lantas Polres Deliserdang membubarkan konvoi pelajar SMA asal Medan, yang ...

Rekapitulasi Suara Di PPK Torgamba A Nyaris Ricuh

TORGAMBA (Waspada): Proses rekapitulasi perolehan suara hasil Pemilu Legislatif di tingkat Panitia P...

Satu Suara Rp750 Ribu

TEBINGTINGGI (Waspada): Pemilihan ulang di dua tempat pemungutan suara (TPS) Kota Tebingtinggi,yakni...

Gus Irawan Tembus 200 Ribu Suara

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Hasil perolehan suara mantan Direktur Utama Bank Sumut Gus Irawan Pasarib...

Hari Ini, 5083 Pemilih Coblos Ulang Di 6 Kab/Kota Di Sumut

MEDAN (Waspada): Hari ini, Selasa (15/4), sedikitnya 5083 pemilih mencoblos ulang di 12 dari 19  tem...

Kecewa, Caleg Pukul TS Di Madina

PANYABUNGAN (Waspada): Seorang calon anggota legislatif (Caleg) yang diduga kecewa hasil perolehan s...

Kantor PPK Nias Selatan Terbakar

MEDAN(Antara): Kantor Panitia Pemilihan Kecematan (PPK) Lolomatua, Kab. Nias Selatan yang menyimpan ...

Mimbar Jumat

Polres DS Bubarka...

LUBUKPAKAM (Waspada): Sat Lantas Po...

Rekapitulasi Suar...

TORGAMBA (Waspada): Proses rekapitu...

Satu Suara Rp750 ...

TEBINGTINGGI (Waspada): Pemilihan u...

Gus Irawan Tembus...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Hasil pe...

Lentera

Polres DS Bubarka...

LUBUKPAKAM (Waspada): Sat Lantas Po...

Rekapitulasi Suar...

TORGAMBA (Waspada): Proses rekapitu...

Satu Suara Rp750 ...

TEBINGTINGGI (Waspada): Pemilihan u...

Gus Irawan Tembus...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Hasil pe...

Lentera Ramadhan

Polres DS Bubarka...

LUBUKPAKAM (Waspada): Sat Lantas Po...

Rekapitulasi Suar...

TORGAMBA (Waspada): Proses rekapitu...

Satu Suara Rp750 ...

TEBINGTINGGI (Waspada): Pemilihan u...

Gus Irawan Tembus...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Hasil pe...

Banner
Cukai ‘Dimainkan’, Rokok Dan Miras Disita
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Monday, 10 June 2013 06:16   
Share

PEMATANGSIANTAR (Waspada) : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Pematangsiantar dari Juni 2012 sampai Mei 2013 berhasil menyita ribuan bungkus rokok dan ratusan botol minuman yang mengandung etil alkohol dari berbagai lokasi di wilayah kerjanya.

 

Kepala Kantor BPPBC Tipe Pratama Pematangsiantar, Zulkarnain melalui Kepala Sub Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pematangsiantar, Martoji Silaen diruang kerjanya kepada Waspada, Jumat (7/6) mengatakan, kerugian negara dari barang-barang yang berhasil disita tersebut mencapai Rp21 juta lebih atau tepatnya Rp21.867.680.

 

Untuk rokok yang disita, terdiri dari rokok- rokok yang diproduksi pabrik rokok di luar Sumatera dengan berbagai merek. Rokok-rokok tersebut telah menggunakan pita cukai yangtidak sesuai dengan keadaan isi barang yang diproduksi. Hal itu seperti, rokok kretek produksi mesin tetapi menggunakan pita cukai untuk jenis kretek buatan tangan. Jumlah rokok yang disita petugas setelah dihitung 2.821 bungkus.

 

“Perbedaan cukai untuk jenis rokok kretek buatan tangan dengan kretek buatan mesin cukup besar. Cukai rokok kretek buatan tangan lebih kecil dibanding dengan cukai rokok kretek buatan mesin,” jelas Martoji Silaen.

 

Dan untuk minuman botol yang berhasil disita petugas Bea Cukai dari sejumlah lokasi adalah minuman botol mengandung etil alkohol dari berbagai merek dan tidak memiliki cukai. Seluruh barang yang disita kondisinya dalam keadaan baik dan jumlahnya 218 botol. Besar perkiraan, produksi rokok yang telah ‘mempermainkan’ pita cukainya masih cukup banyak beredar di tengah masyarakat.

 

Untuk itu peran serta dari masyarakat menyampaikan informasi atas temuannya di pasaran dalam permainan cukai, sangat diharapkan Kantor Bea Cukai.

 

Ditanya soal sanksi hukum yang dikenakan kepada perusahaan rokok yang sengaja melakukan kecurangan dalam menempelkan pita cukainya pada setiap bungkus produksinya, menurut Martoji Silaen, sebenarnya cukup berat, yaitu selain harus membayar kekurangan dari taksiran cukai yang dikenakan dari setiap produksinya dikali sepuluh kali lipat denda dari total kekurangan yang dikenakan pada taksiran cukai.

 

“Tuntutannya bisa miliaran rupiah harus ditanggung perusahaan rokok yang melakukan permainan pita cukai itu,” tegas Martoji Silaen.

 

Saat ini seluruh barang-barang hasil sitaan petugas Bea Cukai tersebut disimpan di kantor BPPBC Pratama Pematangsiantar menunggu adanya putusan untuk dimusnahkan. (c16/crap)



Tags: Waspada  Sumut  Pematang Siantar  Cukai  Rokok  Miras  KPPBC  
 

Internasional

Bupati-Wabup Taput 2014-20...

TARUTUNG (Waspada): Gubsu H. Gatot Pujo Nugroho atas ...

Polres DS Bubarkan Konvoi ...

LUBUKPAKAM (Waspada): Sat Lantas Polres Deliserdang m...

Rekapitulasi Suara Di PPK ...

TORGAMBA (Waspada): Proses rekapitulasi perolehan sua...

Satu Suara Rp750 Ribu...

TEBINGTINGGI (Waspada): Pemilihan ulang di dua tempat...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada