Top Stories

Dua Warga Aceh Tertangkap Pesta Sabu Di Deliserdang
Perampok Pecah Kaca Mobil, Rp374 Juta Lewong
10 Warga Tapteng Keracunan Makanan
Longsor Ancam Karo, Madina Dan Simalungun
TKI Ilegal Asal Langkat Tewas Di Korsel

Opini

Dua Penyadap Karet Tangkap Ular Phyton 6,5 M

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Seekor ular phyton panjang 6,5 meter dan berat 60Kg ditemukan dua penyada...

Pecah Rem, Truk Minuman Hantam Truk Aspal

SIDIKALANG (Waspada): Pecah Rem, satu truk BK 9953 bermuatan berbagai jenis minuman kaleng yang data...

Dua Warga Aceh Tertangkap Pesta Sabu Di Deliserdang

LUBUKPAKAM (Waspada): Saat hendak pesta sabu-sabu, pria mengaku oknum anggota Polsek Medan Timur ber...

Perampok Pecah Kaca Mobil, Rp374 Juta Lewong

RANTAUPRAPAT (Waspada); Modus dengan memecahkan kaca mobil dan mengempeskan ban, dua kawanan perampo...

10 Warga Tapteng Keracunan Makanan

SIBOLGA (Waspada): Sepuluh orang warga desa Tapiannauli 1 Kec. Tapiannauli Tapteng Selasa (18/11) di...

Longsor Ancam Karo, Madina Dan Simalungun

MEDAN (Waspada): Masyarakat di tiga daerah kawasan pegunungan di Sumut, diminta waspada terhadap bah...

TKI Ilegal Asal Langkat Tewas Di Korsel

STABAT (Waspada): TKI ilegal asal Kab. Langkat, Teri Sembiring, 27,meninggal dunia di Korea Selatan ...

Mimbar Jumat

Dua Penyadap Kare...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Seekor u...

Pecah Rem, Truk M...

SIDIKALANG (Waspada): Pecah Rem, sa...

Dua Warga Aceh Te...

LUBUKPAKAM (Waspada): Saat hendak p...

Perampok Pecah Ka...

RANTAUPRAPAT (Waspada); Modus denga...

Lentera

Dua Penyadap Kare...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Seekor u...

Pecah Rem, Truk M...

SIDIKALANG (Waspada): Pecah Rem, sa...

Dua Warga Aceh Te...

LUBUKPAKAM (Waspada): Saat hendak p...

Perampok Pecah Ka...

RANTAUPRAPAT (Waspada); Modus denga...

Lentera Ramadhan

Dua Penyadap Kare...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Seekor u...

Pecah Rem, Truk M...

SIDIKALANG (Waspada): Pecah Rem, sa...

Dua Warga Aceh Te...

LUBUKPAKAM (Waspada): Saat hendak p...

Perampok Pecah Ka...

RANTAUPRAPAT (Waspada); Modus denga...

Banner
Cukai ‘Dimainkan’, Rokok Dan Miras Disita
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Monday, 10 June 2013 06:16   
Share

PEMATANGSIANTAR (Waspada) : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Pematangsiantar dari Juni 2012 sampai Mei 2013 berhasil menyita ribuan bungkus rokok dan ratusan botol minuman yang mengandung etil alkohol dari berbagai lokasi di wilayah kerjanya.

 

Kepala Kantor BPPBC Tipe Pratama Pematangsiantar, Zulkarnain melalui Kepala Sub Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pematangsiantar, Martoji Silaen diruang kerjanya kepada Waspada, Jumat (7/6) mengatakan, kerugian negara dari barang-barang yang berhasil disita tersebut mencapai Rp21 juta lebih atau tepatnya Rp21.867.680.

 

Untuk rokok yang disita, terdiri dari rokok- rokok yang diproduksi pabrik rokok di luar Sumatera dengan berbagai merek. Rokok-rokok tersebut telah menggunakan pita cukai yangtidak sesuai dengan keadaan isi barang yang diproduksi. Hal itu seperti, rokok kretek produksi mesin tetapi menggunakan pita cukai untuk jenis kretek buatan tangan. Jumlah rokok yang disita petugas setelah dihitung 2.821 bungkus.

 

“Perbedaan cukai untuk jenis rokok kretek buatan tangan dengan kretek buatan mesin cukup besar. Cukai rokok kretek buatan tangan lebih kecil dibanding dengan cukai rokok kretek buatan mesin,” jelas Martoji Silaen.

 

Dan untuk minuman botol yang berhasil disita petugas Bea Cukai dari sejumlah lokasi adalah minuman botol mengandung etil alkohol dari berbagai merek dan tidak memiliki cukai. Seluruh barang yang disita kondisinya dalam keadaan baik dan jumlahnya 218 botol. Besar perkiraan, produksi rokok yang telah ‘mempermainkan’ pita cukainya masih cukup banyak beredar di tengah masyarakat.

 

Untuk itu peran serta dari masyarakat menyampaikan informasi atas temuannya di pasaran dalam permainan cukai, sangat diharapkan Kantor Bea Cukai.

 

Ditanya soal sanksi hukum yang dikenakan kepada perusahaan rokok yang sengaja melakukan kecurangan dalam menempelkan pita cukainya pada setiap bungkus produksinya, menurut Martoji Silaen, sebenarnya cukup berat, yaitu selain harus membayar kekurangan dari taksiran cukai yang dikenakan dari setiap produksinya dikali sepuluh kali lipat denda dari total kekurangan yang dikenakan pada taksiran cukai.

 

“Tuntutannya bisa miliaran rupiah harus ditanggung perusahaan rokok yang melakukan permainan pita cukai itu,” tegas Martoji Silaen.

 

Saat ini seluruh barang-barang hasil sitaan petugas Bea Cukai tersebut disimpan di kantor BPPBC Pratama Pematangsiantar menunggu adanya putusan untuk dimusnahkan. (c16/crap)



Tags: Waspada  Sumut  Pematang Siantar  Cukai  Rokok  Miras  KPPBC  
 

Internasional

Demo BBM Di P. Sidimpuan H...

P.SIDIMPUAN (Waspada): Massa mahasiswa dari Aliansi M...

Dua Penyadap Karet Tangkap...

PADANGSIDIMPUAN (Waspada): Seekor ular phyton panjang...

Pecah Rem, Truk Minuman Ha...

SIDIKALANG (Waspada): Pecah Rem, satu truk BK 9953 be...

Dua Warga Aceh Tertangkap ...

LUBUKPAKAM (Waspada): Saat hendak pesta sabu-sabu, pr...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada