Top Stories

Sumut Dan Aceh Longsor
Polisi Sita 7.000 Inex Dari Malaysia
Jalinsum Halongonan-Sipiongot Amblas
Seekor Buaya Ditemukan Di Jalinsum Sergai
Warga Sosa Kembali Blokir Jalinsum

Opini

Jalan Nasional Di Karo, Dairi, Humbahas Hancur

KABANJAHE (Waspada): Puluhan kilometer jalan nasional di Kab. Karo, Dairi dan Humbang Hasundutan (Hu...

Nelayan Sergai Hilang Saat Melaut

PERBAUNGAN (Waspada): Dedy Sastra,28, nelayan tradisional warga Dusun III, Desa Sei Naga Lawan, Kec....

Sumut Dan Aceh Longsor

SOSOPAN (Waspada): Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari ini mengakibat sejumlah daerah d...

Polisi Sita 7.000 Inex Dari Malaysia

TANJUNGBALAI (Waspada): Aparat Polres Tanjungbalai menyita 7.000 butir pil ekstasi dari tangan dua p...

Jalinsum Halongonan-Sipiongot Amblas

SIPIONGOT (Waspada) : Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Halongonan-Sipiongot, di Gunung Manobot, Desa...

Seekor Buaya Ditemukan Di Jalinsum Sergai

SEIBAMBAN (Waspada): Seekor buaya hidup diperkirakan panjang 210 Cm dan berat 50 Kg dengan moncong t...

Warga Sosa Kembali Blokir Jalinsum

SOSA (Waspada); Ratusan warga Kec. Sosa kembali memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), akibat p...

Mimbar Jumat

Jalan Nasional Di...

KABANJAHE (Waspada): Puluhan kilome...

Nelayan Sergai Hi...

PERBAUNGAN (Waspada): Dedy Sastra,2...

Sumut Dan Aceh Lo...

SOSOPAN (Waspada): Intensitas hujan...

Polisi Sita 7.000...

TANJUNGBALAI (Waspada): Aparat Polr...

Lentera

Jalan Nasional Di...

KABANJAHE (Waspada): Puluhan kilome...

Nelayan Sergai Hi...

PERBAUNGAN (Waspada): Dedy Sastra,2...

Sumut Dan Aceh Lo...

SOSOPAN (Waspada): Intensitas hujan...

Polisi Sita 7.000...

TANJUNGBALAI (Waspada): Aparat Polr...

Lentera Ramadhan

Jalan Nasional Di...

KABANJAHE (Waspada): Puluhan kilome...

Nelayan Sergai Hi...

PERBAUNGAN (Waspada): Dedy Sastra,2...

Sumut Dan Aceh Lo...

SOSOPAN (Waspada): Intensitas hujan...

Polisi Sita 7.000...

TANJUNGBALAI (Waspada): Aparat Polr...

Banner
Cukai ‘Dimainkan’, Rokok Dan Miras Disita
Articles | Sumut
Written by muhammad faisal on Monday, 10 June 2013 06:16   
Share

PEMATANGSIANTAR (Waspada) : Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Pratama Pematangsiantar dari Juni 2012 sampai Mei 2013 berhasil menyita ribuan bungkus rokok dan ratusan botol minuman yang mengandung etil alkohol dari berbagai lokasi di wilayah kerjanya.

 

Kepala Kantor BPPBC Tipe Pratama Pematangsiantar, Zulkarnain melalui Kepala Sub Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pematangsiantar, Martoji Silaen diruang kerjanya kepada Waspada, Jumat (7/6) mengatakan, kerugian negara dari barang-barang yang berhasil disita tersebut mencapai Rp21 juta lebih atau tepatnya Rp21.867.680.

 

Untuk rokok yang disita, terdiri dari rokok- rokok yang diproduksi pabrik rokok di luar Sumatera dengan berbagai merek. Rokok-rokok tersebut telah menggunakan pita cukai yangtidak sesuai dengan keadaan isi barang yang diproduksi. Hal itu seperti, rokok kretek produksi mesin tetapi menggunakan pita cukai untuk jenis kretek buatan tangan. Jumlah rokok yang disita petugas setelah dihitung 2.821 bungkus.

 

“Perbedaan cukai untuk jenis rokok kretek buatan tangan dengan kretek buatan mesin cukup besar. Cukai rokok kretek buatan tangan lebih kecil dibanding dengan cukai rokok kretek buatan mesin,” jelas Martoji Silaen.

 

Dan untuk minuman botol yang berhasil disita petugas Bea Cukai dari sejumlah lokasi adalah minuman botol mengandung etil alkohol dari berbagai merek dan tidak memiliki cukai. Seluruh barang yang disita kondisinya dalam keadaan baik dan jumlahnya 218 botol. Besar perkiraan, produksi rokok yang telah ‘mempermainkan’ pita cukainya masih cukup banyak beredar di tengah masyarakat.

 

Untuk itu peran serta dari masyarakat menyampaikan informasi atas temuannya di pasaran dalam permainan cukai, sangat diharapkan Kantor Bea Cukai.

 

Ditanya soal sanksi hukum yang dikenakan kepada perusahaan rokok yang sengaja melakukan kecurangan dalam menempelkan pita cukainya pada setiap bungkus produksinya, menurut Martoji Silaen, sebenarnya cukup berat, yaitu selain harus membayar kekurangan dari taksiran cukai yang dikenakan dari setiap produksinya dikali sepuluh kali lipat denda dari total kekurangan yang dikenakan pada taksiran cukai.

 

“Tuntutannya bisa miliaran rupiah harus ditanggung perusahaan rokok yang melakukan permainan pita cukai itu,” tegas Martoji Silaen.

 

Saat ini seluruh barang-barang hasil sitaan petugas Bea Cukai tersebut disimpan di kantor BPPBC Pratama Pematangsiantar menunggu adanya putusan untuk dimusnahkan. (c16/crap)



Tags: Waspada  Sumut  Pematang Siantar  Cukai  Rokok  Miras  KPPBC  
 

Internasional

41 Ribu Ha Bantuan Rehab I...

MEDAN (Waspada): Menteri Pertanian mengatakan, irigas...

Jalan Nasional Di Karo, Da...

KABANJAHE (Waspada): Puluhan kilometer jalan nasional...

Nelayan Sergai Hilang Saat...

PERBAUNGAN (Waspada): Dedy Sastra,28, nelayan tradisi...

Sumut Dan Aceh Longsor...

SOSOPAN (Waspada): Intensitas hujan yang tinggi dalam...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada