Top Stories

Banjir Aceh Timur Makin Meluas Warga Mengungsi Ke Masjid
Menteri Susi Pulang Kampung Ke Simeulue
35 Negara Akan Peringati 10 Tahun Tsunami Aceh
8 Kecamatan Di Idi Dikepung Banjir, Jembatan Ambruk
Aparat Gusur Pedagang Tanpa Perlawanan

Opini

Bupati Aceh Timur Bangga Dengan RTD Waspada

IDI (Waspada): Seribuan jamaah dari berbagai kalangan menghadiri Road to Dakwah yang diselenggarakan...

Jadi Korban Trafiking Di Malaysia, Anak Korban Tsunami Dipulangkan Ke Aceh

BANDA ACEH (Waspada): Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur (KBRI KL) bekerjasama dengan Pe...

Banjir Aceh Timur Makin Meluas Warga Mengungsi Ke Masjid

IDI (Waspada): Banjir akibat guyuran hujan lebat yang melanda Aceh Timur sejak Rabu (17/12) makin me...

Menteri Susi Pulang Kampung Ke Simeulue

B.ACEH (Waspada): Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti, besok Sabtu (20/12) akan ‘pulang ...

35 Negara Akan Peringati 10 Tahun Tsunami Aceh

BANDA ACEH (Waspada): Sebanyak 35 perwakilan negara  yang pernah membantu Aceh saat  musibah tsunami...

8 Kecamatan Di Idi Dikepung Banjir, Jembatan Ambruk

IDI CUT (Waspada): Delapan kecamatan di Kabupaten Aceh Timur dikepung banjir dengan ketinggian air a...

Aparat Gusur Pedagang Tanpa Perlawanan

BANDA ACEH (Waspada): Tim gabungan aparat menggusur ratusan pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang ...

Mimbar Jumat

Bupati Aceh Timur...

IDI (Waspada): Seribuan jamaah dari...

Jadi Korban Trafi...

BANDA ACEH (Waspada): Kedutaan Besa...

Banjir Aceh Timur...

IDI (Waspada): Banjir akibat guyura...

Menteri Susi Pul...

B.ACEH (Waspada): Menteri Perikanan...

Lentera

Bupati Aceh Timur...

IDI (Waspada): Seribuan jamaah dari...

Jadi Korban Trafi...

BANDA ACEH (Waspada): Kedutaan Besa...

Banjir Aceh Timur...

IDI (Waspada): Banjir akibat guyura...

Menteri Susi Pul...

B.ACEH (Waspada): Menteri Perikanan...

Lentera Ramadhan

Bupati Aceh Timur...

IDI (Waspada): Seribuan jamaah dari...

Jadi Korban Trafi...

BANDA ACEH (Waspada): Kedutaan Besa...

Banjir Aceh Timur...

IDI (Waspada): Banjir akibat guyura...

Menteri Susi Pul...

B.ACEH (Waspada): Menteri Perikanan...

Banner
Lafal Allah Dari Citra Satelit Muncul Di Aceh
Articles | Aceh
Written by Siswoyo on Thursday, 08 July 2010 02:33   
Share

BANDA ACEH (Waspada): Tulisan huruf Allah dalam bahasa Arab muncul di pegunungan Burni Uning Tualang, Kab. Gayo Lues. Lafal Allah itu hanya bisa dilihat dengan citra satelit melalui citra satelit Google Earth. Citra satelit ini dapat diakses 24 jam di seluruh dunia dengan memakai aplikasi yang dimaksud.

Lafal tersebut pertama diakses Agung Dwinurcahya yang bekerja sebagai staf Geographic Information System di Badan Pengelola Kawasan Ekosistem Leuser. "File gambar citra satelit yang saya jumpai menyerupai lafal Allah, saat mengakses Google Earth, Selasa 6 Juli 2010," katanya kepada Waspada, Rabu (7/7).

Dalam keterangan tertulisnya via surat elektronik (email), dia menyebutkan Google Earth ini dapat didownload dan diinstal terlebih dahulu di komputer. "Untuk crosscheck, citra satelit ini dapat diakses 24 jam di seluruh dunia dengan aplikasi Google Earth," ujar dia lagi.

Agung mengaku terkejut ketika menemukan gambar menyerupai asma Allah di citra pegunungan Gayo Lues yang ditampilkan Google Earth. Agung juga mengirim gambar citra satelit itu berlafal Allah ke sejumlah redaksi suratkabar termasuk Waspada.

Kata dia, gambar yang menyerupai asma Allah ditemukan di koordinat 3°48′39.81″ Lintang Utara dan 97°46′17.01″ Bujur Timur. “Lokasinya di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. Nama daerah ini, di peta topografi yaitu Burni Uning Tualang, Gayo Lues,” sebut Agung.

Seperti diketahui, daerah ini termasuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional dalam Fungsi dan Daya Dukung Lingkungan. “Gambar itu terlihat di antara lembah-lembah yang dalam, gunung yang menjulang dan tertutup hutan lebat,” ungkap dia.

Kepada Waspada, Agung mengirim tiga formasi gambar yang tak lain tampilan dari citra satelit di Google Earth. Gambar pertama adalah tampilan citra satelit di Google Earth. "Gambar ke dua dan ke tiga (lihat foto 1 dan 2 ) adalah gambar untuk memperjelas di mana letak lafalnya, yakni di bagian lembah," urai Agung.

Dikutip dari situs wikipedia, Google Earth disebutkan, sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D.

Dari situs Google Earth juga, seorang pria berusia 26 tahun 'menemukan' muka mirip Yesus di ladang pertanian di dekat Puspokladany, Hungaria. Gambar itu diketahuinya saat menggunakan situs pemetaan itu untuk melihat tempat tujuan liburan.(b05)

 

Internasional

Bantuan Pengungsi Terkenda...

IDI (Waspada): Tiga kecamatan di Kab. Aceh Timur masi...

Bupati Aceh Timur Bangga D...

IDI (Waspada): Seribuan jamaah dari berbagai kalangan...

Jadi Korban Trafiking Di M...

BANDA ACEH (Waspada): Kedutaan Besar Republik Indones...

Banjir Aceh Timur Makin Me...

IDI (Waspada): Banjir akibat guyuran hujan lebat yang...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada