Top Stories

Dua Nelayan Aceh Pulang Dari India
Dilarang Kibarkan Bulan Bintang, Anggota DPRA Mengamuk
Konflik Di TNGL, Petani Demo DPRK Agara
Pemerintah Aceh Bangun 1.090 Unit Rumah Kaum Dhuafa
Warga Temukan Mayat Wanita Korban Perkosaan

Opini

Jembatan Penghubung Dua Desa Ambruk

ALUE IE PUTEH (Waspada): Jembatan plat beton yang menghubungkan Desa Pucok Alue dan Desa Alue Ie Put...

Oknum Polisi Aniaya Mahasiswa, Kapolres Aceh Barat Minta Maaf

ACEH BARAT (Waspada) :Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Aceh Barat, AKBP Faisal Rivai Sik meminta m...

Dua Nelayan Aceh Pulang Dari India

BANDA ACEH (Waspada): Dua nelayan Aceh, Kamaruzzaman (55) dan Aan Anzalna (20), yang dibebaskan Peme...

Dilarang Kibarkan Bulan Bintang, Anggota DPRA Mengamuk

BANDA ACEH (Waspada): Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Abdullah Saleh bertindak emosi set...

Konflik Di TNGL, Petani Demo DPRK Agara

KUTACANE (Waspada): Ratusan petani penggarap dari 16 kecamatan di Aceh Tenggara berunjukrasa di Kant...

Pemerintah Aceh Bangun 1.090 Unit Rumah Kaum Dhuafa

BANDA ACEH (Waspada):  Pemerintah Aceh  tahun  ini  membangun  1.090 unit rumah untuk kaum duafa di ...

Warga Temukan Mayat Wanita Korban Perkosaan

TAPAKTUAN (Waspada): Warga menemukan sesosok mayat wanita tanpa identitas di kebun pala warga di Gun...

Mimbar Jumat

Jembatan Penghubu...

ALUE IE PUTEH (Waspada): Jembatan p...

Oknum Polisi Ania...

ACEH BARAT (Waspada) :Kepala Kepoli...

Dua Nelayan Aceh ...

BANDA ACEH (Waspada): Dua nelayan A...

Dilarang Kibarkan...

BANDA ACEH (Waspada): Ketua Komisi ...

Lentera

Jembatan Penghubu...

ALUE IE PUTEH (Waspada): Jembatan p...

Oknum Polisi Ania...

ACEH BARAT (Waspada) :Kepala Kepoli...

Dua Nelayan Aceh ...

BANDA ACEH (Waspada): Dua nelayan A...

Dilarang Kibarkan...

BANDA ACEH (Waspada): Ketua Komisi ...

Lentera Ramadhan

Jembatan Penghubu...

ALUE IE PUTEH (Waspada): Jembatan p...

Oknum Polisi Ania...

ACEH BARAT (Waspada) :Kepala Kepoli...

Dua Nelayan Aceh ...

BANDA ACEH (Waspada): Dua nelayan A...

Dilarang Kibarkan...

BANDA ACEH (Waspada): Ketua Komisi ...

Banner
Lafal Allah Dari Citra Satelit Muncul Di Aceh
Articles | Aceh
Written by Siswoyo on Thursday, 08 July 2010 02:33   
Share

BANDA ACEH (Waspada): Tulisan huruf Allah dalam bahasa Arab muncul di pegunungan Burni Uning Tualang, Kab. Gayo Lues. Lafal Allah itu hanya bisa dilihat dengan citra satelit melalui citra satelit Google Earth. Citra satelit ini dapat diakses 24 jam di seluruh dunia dengan memakai aplikasi yang dimaksud.

Lafal tersebut pertama diakses Agung Dwinurcahya yang bekerja sebagai staf Geographic Information System di Badan Pengelola Kawasan Ekosistem Leuser. "File gambar citra satelit yang saya jumpai menyerupai lafal Allah, saat mengakses Google Earth, Selasa 6 Juli 2010," katanya kepada Waspada, Rabu (7/7).

Dalam keterangan tertulisnya via surat elektronik (email), dia menyebutkan Google Earth ini dapat didownload dan diinstal terlebih dahulu di komputer. "Untuk crosscheck, citra satelit ini dapat diakses 24 jam di seluruh dunia dengan aplikasi Google Earth," ujar dia lagi.

Agung mengaku terkejut ketika menemukan gambar menyerupai asma Allah di citra pegunungan Gayo Lues yang ditampilkan Google Earth. Agung juga mengirim gambar citra satelit itu berlafal Allah ke sejumlah redaksi suratkabar termasuk Waspada.

Kata dia, gambar yang menyerupai asma Allah ditemukan di koordinat 3°48′39.81″ Lintang Utara dan 97°46′17.01″ Bujur Timur. “Lokasinya di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara. Nama daerah ini, di peta topografi yaitu Burni Uning Tualang, Gayo Lues,” sebut Agung.

Seperti diketahui, daerah ini termasuk dalam Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) yang telah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional dalam Fungsi dan Daya Dukung Lingkungan. “Gambar itu terlihat di antara lembah-lembah yang dalam, gunung yang menjulang dan tertutup hutan lebat,” ungkap dia.

Kepada Waspada, Agung mengirim tiga formasi gambar yang tak lain tampilan dari citra satelit di Google Earth. Gambar pertama adalah tampilan citra satelit di Google Earth. "Gambar ke dua dan ke tiga (lihat foto 1 dan 2 ) adalah gambar untuk memperjelas di mana letak lafalnya, yakni di bagian lembah," urai Agung.

Dikutip dari situs wikipedia, Google Earth disebutkan, sebuah program globe virtual yang sebenarnya disebut Earth Viewer dan dibuat oleh Keyhole, Inc. Program ini memetakan bumi dari superimposisi gambar yang dikumpulkan dari pemetaan satelit, fotografi udara dan globe GIS 3D.

Dari situs Google Earth juga, seorang pria berusia 26 tahun 'menemukan' muka mirip Yesus di ladang pertanian di dekat Puspokladany, Hungaria. Gambar itu diketahuinya saat menggunakan situs pemetaan itu untuk melihat tempat tujuan liburan.(b05)

 

Internasional

Penembak TNI Didor...

BANDA ACEH (Waspada): Polda Aceh berhasil melumpuhkan...

Jembatan Penghubung Dua De...

ALUE IE PUTEH (Waspada): Jembatan plat beton yang men...

Oknum Polisi Aniaya Mahasi...

ACEH BARAT (Waspada) :Kepala Kepolisian Resor (Kapolr...

Dua Nelayan Aceh Pulang Da...

BANDA ACEH (Waspada): Dua nelayan Aceh, Kamaruzzaman ...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada