Top Stories

Saudi Hentikan Dialog Dengan Qatar
Myanmar Tebar Ranjau Darat Dekat Perbatasan Bangladesh
Kelompok HAM: Penyiksaan Sistematis Di Mesir
AL Korsel Ancam Serang Korut
Separuh Penduduk Inggris Tidak Beragama

Opini

Penembakan Di Dallas Tewaskan 7 Orang

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria bersenjata ditembak mati oleh pihak kepolisian setelah sebelumnya...

Jutaan Orang Mengungsi Karena Badai Irma

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 juta orang di Florida, Amerika Serikat, telah diperintahkan untuk...

Saudi Hentikan Dialog Dengan Qatar

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab Saudi mengatakan telah menghentikan dialog dengan Qatar, tak lama...

Myanmar Tebar Ranjau Darat Dekat Perbatasan Bangladesh

DHAKA, Bangladesh (Waspada): Myanmar menebar ranjau darat di kawasan perbatasannya dengan Ba...

Kelompok HAM: Penyiksaan Sistematis Di Mesir

KAIRO, Mesir (Waspada): Satu kelompok HAM internasional mengatakan, Presiden Mesir Abdel-Fat...

AL Korsel Ancam Serang Korut

SEOUL, Korea Selatan (Waspada): Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) menggelar latihan perang berska...

Separuh Penduduk Inggris Tidak Beragama

LONDON, Inggris (Waspada): Sebuah survei di Inggris mengungkapkan, untuk pertama kalinya, bahwa lebi...

Mimbar Jumat

Penembakan Di D...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria ...

Jutaan Orang Men...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 ...

Saudi Hentikan ...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab ...

Myanmar Tebar Ran...

DHAKA, Bangladesh (Waspada)...

Lentera

Penembakan Di D...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria ...

Jutaan Orang Men...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 ...

Saudi Hentikan ...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab ...

Myanmar Tebar Ran...

DHAKA, Bangladesh (Waspada)...

Lentera Ramadhan

Penembakan Di D...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria ...

Jutaan Orang Men...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 ...

Saudi Hentikan ...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab ...

Myanmar Tebar Ran...

DHAKA, Bangladesh (Waspada)...

Banner
Ribuan Warga Palestina Terluka
Articles | Internasional
Written by Wantana on Wednesday, 26 July 2017 08:35   
Share


YERUSALEM Palestina (Waspada): Organisasi kemanusiaan Bulan Sabit Merah Palestina mengeluarkan perincian korban kebrutalan Polisi Israel selama 10 hari peningkatan keamanan di kompleks Masjid Al-Aqsa oleh Israel.

"Setidaknya 1.090 orang Palestina telah terluka sejak pihak berwenang Israel memasang detektor logam, pintu masuk lain, dan kamera keamanan tambahan di kompleks tersebut setelah serangan di Al-Aqsha pada 14 Juli lalu," demikian pernyataan juru bicara Bulan Sabit Merah seperti dilansir Ma'an News, Senin (24/7).

Ratusan orang Palestina telah terluka dalam beberapa hari terakhir, karena bentrokan dan demonstrasi keras atas tindakan keamanan Israel yang baru di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Pada Senin malam, seorang warga Palestina ditembak di kepala oleh pihak keamanan Israel, saat terjadi bentrokan di kota Hizma, Yerusalem.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, kondisi warga tersebut hingga kini masih dalam kondisi kritis. Angka dari Bulan Sabit Merah Palestina, menunjukkan setidaknya 29 orang Palestina terluka, beberapa di antaranya luka-luka dengan peluru tajam. Setidaknya 374 orang terluka dengan peluru baja berlapis karet.

Sedangkan 471 orang menderita inhalasi dari gas air mata, termasuk 34 orang yang dirawat di rumah sakit. Dan 216 orang diserang secara fisik, dibakar, serta karena lari selama bentrokan dengan pasukan Israel. Terdapat 376 orang luka-luka yang didokumentasikan terjadi di Yerusalem, dengan satu orang Yerusalem terluka dengan tembakan langsung.

Kemudian, 193 orang Yerusalem yang terluka dengan peluru baja berlapis karet. Terdapat 14 orang Yerusalem menderita inhalasi gas air mata yang parah, dan beberapa orang Yerusalem yang diserang dengan ditabrak dan dilindas.

Menurut dokumentasi Ma'an News, tujuh warga Palestina telah tewas sejak 14 Juli, dengan empat orang tewas dalam bentrokan dengan pasukan Israel. Keempatnya diidentifikasi sebagai Muhammad Mahmoud Sharaf yang berusia 18 tahun, Muhammad Hassan Abu Ghannam, 17, Muhammad Mahmoud Khalaf Lafi, dan Yousif Abbas Kashur,24. (mm/And)



 



 

Internasional

Myanmar Tolak Gencatan S...

YANGON, Myanmar (Waspada): Pemerintah Myanmar tampakn...

Penembakan Di Dallas Tew...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria bersenjata ditemba...

Jutaan Orang Mengungsi Ka...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 juta orang di Flor...

Saudi Hentikan Dialog De...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab Saudi mengatakan t...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada