Top Stories

Dukung Indonesia Sebagi Poros Maritim Dunia
Philips Terangi Enam Desa Tanpa Listrik Di Sumut
Rasa Sejahtera Masyarakat Indonesia Menurun
Sektor Maritim Pengaruhi Ekonomi RI
HIPMI Sumut Akan Gelar Musda Ke XVI

Opini

Inflasi Sumut Meningkat Sesuai Polanya

MEDAN (Waspada): Inflasi Sumatera Utara yang meningkat cukup tinggi mencapai 1,01 persen di ...

Pemerintah Terus Dorong Pertumbuhan Ekonomi

MEDAN (Waspada): Pemerintah terus berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi di tahun 2018 m...

Dukung Indonesia Sebagi Poros Maritim Dunia

MEDAN (Waspada): Para Pilot Maritim Asia Pacific mendukung Program Pemerintah R.I sebagai Negara Por...

Philips Terangi Enam Desa Tanpa Listrik Di Sumut

MEDAN (Waspada): Philips Lighting Indonesia melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) "K...

Rasa Sejahtera Masyarakat Indonesia Menurun

JAKARTA (Waspada): Perasaan sejahtera masyarakat Indonesia menurun. Hal itu dipicu perasaan khawatir...

Sektor Maritim Pengaruhi Ekonomi RI

BALI (Waspada) : Ketidaknyamanan maritim dapat mempengaruhi pendapatan ekonomi suatu negara khususny...

HIPMI Sumut Akan Gelar Musda Ke XVI

MEDAN (Waspada):  Badan Pimpinan Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sumatera Uta...

Mimbar Jumat

Inflasi Sumut Men...

MEDAN (Waspada): Inflasi Su...

Pemerintah Terus ...

MEDAN (Waspada): Pemerinta...

Dukung Indonesi...

MEDAN (Waspada): Para Pilot Maritim...

Philips Terangi ...

MEDAN (Waspada): Philips Lighting I...

Lentera

Inflasi Sumut Men...

MEDAN (Waspada): Inflasi Su...

Pemerintah Terus ...

MEDAN (Waspada): Pemerinta...

Dukung Indonesi...

MEDAN (Waspada): Para Pilot Maritim...

Philips Terangi ...

MEDAN (Waspada): Philips Lighting I...

Lentera Ramadhan

Inflasi Sumut Men...

MEDAN (Waspada): Inflasi Su...

Pemerintah Terus ...

MEDAN (Waspada): Pemerinta...

Dukung Indonesi...

MEDAN (Waspada): Para Pilot Maritim...

Philips Terangi ...

MEDAN (Waspada): Philips Lighting I...

Banner
PCDM Dorong Transformasi Medan Sebagai Kota Bisnis
Articles | Ekonomi
Written by Wantana on Thursday, 07 September 2017 11:39   
Share

 

 


MEDAN (Waspada): Tingginya minat masyarakat untuk membeli properti di Kota Medan memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini membuat banyak pengembang properti berlomba-lomba untuk menawarkan berbagai produknya ke masyarakat luas, baik yang berada di Medan ataupun yang dari luar Kota Medan itu sendiri.

 

Salah satunya, perusahaan properti nasional yang tengah mengembangkan superblok Podomoro City Deli Medan (PCDM) di pusat Kota Medan. PCDM dinilai akan menjadi superblok termewah setelah Jakarta dan Balikpapan yang dibangun PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melalui anak perusahaannya, PT Sinar Menara Deli (SMD).

Direktur Pemasaran APLN Matius Jusuf mengatakan, kebanyakan pembeli unit apartemen di PCDM berasal dari Sumatera Utara. Namun tak sedikit juga pembeli yang berasal dari kota-kota lain di Pulau Sumatera ataupun yang dari luar pulau.

“Selama ini, pembeli unit apartemen di PCDM kebanyakan dari Sumatera Utara sendiri, kemudian warga dari kota-kota lain di Pulau Sumatera, dan pengusaha dari Jakarta,” ungkap Matius, kemarin.

Matius menambahkan, PCDM akan ikut mendorong transformasi Kota Medan sebagai kota bisnis dengan fasilitas infrastruktur kelas internasional. Tidak hanya itu, keberadaan PCDM tidak hanya membantu kegiatan bisnis Medan, namun juga dapat menambah kontribusi bagi pendapatan daerah dalam bentuk pajak dan retribusi Kota Medan.

Hadirnya PCDM ini juga memberikan multiplier effect bagi perekonomian daerah, seperti penyerapan tenaga kerja dalam jumlah besar serta aktivitas ekonomi lainnya.

"Hal ini menjadi komitmen kami, bahwa kehadiran PT Agung Podomoro Land di setiap lokasi pembangunan, harus memiliki manfaat yang besar. Harus ada manfaatnya bagi perekonomian daerah," tegas Matius.

Selain itu, pembangunan jalan tol Trans-Sumatera yang akan menghubungkan kota-kota di Sumatera dan menyediakan infrastruktur jalan bagi transportasi dalam satu pulau juga akan menambah nilai jual Kota Medan sendiri. Di antara banyak seksi tol wilayah barat, pada tahun ini akan selesai pembangunan jalan tol Medan – Kuala Namu – Tebingtinggi (MKT), sepanjang 61,3 kilometer.

Matius menyebutkan, Tol MKT akan melengkapi kemudahan sarana transportasi ke bandara internasional terbesar di Sumatera itu. Efek penting lain dari kehadiran Tol MKT, yakni akan mempercepat transportasi darat dari Medan ke Danau Toba, yang telah ditetapkan menjadi 1 dari 10 destinasi wisata unggulan nasional yang sedang dikembangkan pemerintah pusat menjadi sekelas Bali.

“APL meyakini kehadiran Tol MKT akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan industri kota Medan, yang selama ini rata-rata tumbuh lebih 7 persen per tahun,” ujar Matius.

Matius menambahkan, selesainya Tol MKT akan menarik banyak investor dan pengusaha berbisnis di Medan, karena menawarkan kemudahan transportasi ke pelabuhan industri, ke bandara internasional, dan ke pusat pariwisata terbesar di Sumatera Utara.

Di samping itu, dengan beroperasinya Bandara Silangit, Tapanuli Utara, bisa mendukung pariwisata di Sumatera Utara khususnya kawasan Danau Toba. Bandara Silangit adalah bandara terdekat dengan kawasan Danau Toba dengan jarak tempuh antara 30 menit hingga 1 jam.

“Pengembangan Bandara Silangit ini dapat mendukung pertumbuhan perekonomian dan pariwisata yang dalam hal ini adalah kawasan Danau Toba,“ kata Matius.

Managemen berharap keberadaan PCDM ini dapat menjadi salah satu ikon di Sumut. Keberadaan Sumatera Utara melalui Danau Toba yang menjadi salah satu destinasi pariwisata Indonesia, perlu didukung dengan fasilitas seperti superblok ini. (m38/B)

 



 

Internasional

PCDM Dorong Transformasi M...

MEDAN (Waspada): Tingginya minat masyarakat unt...

Inflasi Sumut Meningkat Se...

MEDAN (Waspada): Inflasi Sumatera Utara yang ...

Pemerintah Terus Dorong Pe...

MEDAN (Waspada): Pemerintah terus berupaya m...

Dukung Indonesia Sebagi...

MEDAN (Waspada): Para Pilot Maritim Asia Pacific mend...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada