Top Stories

Saudi Hentikan Dialog Dengan Qatar
Myanmar Tebar Ranjau Darat Dekat Perbatasan Bangladesh
Kelompok HAM: Penyiksaan Sistematis Di Mesir
AL Korsel Ancam Serang Korut
Separuh Penduduk Inggris Tidak Beragama

Opini

Penembakan Di Dallas Tewaskan 7 Orang

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria bersenjata ditembak mati oleh pihak kepolisian setelah sebelumnya...

Jutaan Orang Mengungsi Karena Badai Irma

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 juta orang di Florida, Amerika Serikat, telah diperintahkan untuk...

Saudi Hentikan Dialog Dengan Qatar

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab Saudi mengatakan telah menghentikan dialog dengan Qatar, tak lama...

Myanmar Tebar Ranjau Darat Dekat Perbatasan Bangladesh

DHAKA, Bangladesh (Waspada): Myanmar menebar ranjau darat di kawasan perbatasannya dengan Ba...

Kelompok HAM: Penyiksaan Sistematis Di Mesir

KAIRO, Mesir (Waspada): Satu kelompok HAM internasional mengatakan, Presiden Mesir Abdel-Fat...

AL Korsel Ancam Serang Korut

SEOUL, Korea Selatan (Waspada): Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) menggelar latihan perang berska...

Separuh Penduduk Inggris Tidak Beragama

LONDON, Inggris (Waspada): Sebuah survei di Inggris mengungkapkan, untuk pertama kalinya, bahwa lebi...

Mimbar Jumat

Penembakan Di D...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria ...

Jutaan Orang Men...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 ...

Saudi Hentikan ...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab ...

Myanmar Tebar Ran...

DHAKA, Bangladesh (Waspada)...

Lentera

Penembakan Di D...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria ...

Jutaan Orang Men...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 ...

Saudi Hentikan ...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab ...

Myanmar Tebar Ran...

DHAKA, Bangladesh (Waspada)...

Lentera Ramadhan

Penembakan Di D...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria ...

Jutaan Orang Men...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 ...

Saudi Hentikan ...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab ...

Myanmar Tebar Ran...

DHAKA, Bangladesh (Waspada)...

Banner
Korut Akan Serang AS Jika Terus Jatuhkan Sanksi
Articles | Internasional
Written by Wantana on Tuesday, 12 September 2017 09:06   
Share


PYONGYANG, AS (Waspada): Korea Utara (Korut) mengeluarkan ancaman baru bagi Amerika Serikat (AS). Korut bersumpah akan menyerang AS, jika Negeri Paman Sam terus mendorong Persewrilatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk menjatuhkan sanksi baru.

 


Kementerian Luar Negeri Korut menyatakan, penerapan sanksi baru terhadap negaranya adalah tindakan ilegal yang melanggar hukum internasional. "Jika AS berkeras mendorong PBB mengambil langkah tersebut, kami bersumpah bakal memberikan ganjaran yang setimpal," sebut penyataan dari Kemlu Korut, dikutip dari KCNA, Senin (11/9).

Pernyataan tersebut melanjutkan, Korut juga tidak akan membiarkan AS terus menerus menekan Korut lewat PBB atau pun negara lain. "Korut secara seksama mengikuti langkah-langkah AS dengan waspada," lanjut pernyataan itu.

Disebutkan pula, Korut sudah sangat siap dan akan menggunakan cara-cara terbaik untuk melawan AS, jika memang AS dan PBB kembali menjatuhkan sanksi.

Langkah-langkah yang akan diambil Korut akan menyebabkan penderitaan terbesar bagi AS yang belum pernah terjadi sepanjang sejarah negara tersebut.

Melunak
Sementara itu, AS dikabarkan melunakkan sanksi yang diajukan Dewan Keamanan PBB 24 jam sebelum pemungutan suara, sebagai bagian untuk merangkut dukungan dari China dan Rusia.

Awalnya, AS mengusulkan pemberlakuan embargo minyak yang ketat, sekaligus membekukan aset pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.
Namun, pada Minggu (10/9) malam, sejumlah diplomat mengungkapkan, usulan pembekuan aset telah dikeluarkan dari rancangan resolusi tersebut.

Uji coba peluncuran misil balistik Korut terakhir dilakukan pada 3 September yang lalu, dengan disertai peledakkan bom hidrogen. Peledakan yang keenam kalinya dalam tahun ini pun kabarnya disertai gempa yang cukup kuat.

Laporan awal USGS menyebut kekuatan gempa di angka 5,6 SR dengan kedalaman 10 kilometer. Namun data itu direvisi menjadi 6,5 SR di kedalaman 0 km. (afp/And)



 

Internasional

Myanmar Tolak Gencatan S...

YANGON, Myanmar (Waspada): Pemerintah Myanmar tampakn...

Penembakan Di Dallas Tew...

DALLAS, AS (Waspada): Seorang pria bersenjata ditemba...

Jutaan Orang Mengungsi Ka...

FLORIDA, AS (Waspada): Sekitar 6,3 juta orang di Flor...

Saudi Hentikan Dialog De...

RIYADH, Arab Saudi (waspada): Arab Saudi mengatakan t...

JoomlaXTC NewsPro - Copyright 2009 Monev Software LLC

Portal Harian Waspada